Scroll to read post
Example 325x300

Disnaker Kota Cirebon Hentikan Job Fair, Beralih ke Portal Digital Cirebon Menggawe

Job fair Disnaker Kota Cirebon
Example 468x60
A-AA+A++
Job fair Disnaker Kota Cirebon

CIREBON – Ada perubahan cukup besar dalam pelayanan ketenagakerjaan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon pada peringatan Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini.

Jika selama beberapa tahun terakhir masyarakat selalu disuguhkan kegiatan Job Fair atau bursa kerja secara langsung, tahun 2026 menjadi momen berbeda. Disnaker Kota Cirebon memutuskan untuk tidak lagi menggelar Job Fair tatap muka dan mulai beralih ke layanan berbasis digital.

Example 300x600

Pihak Dinas Tenaga Kerja saat ini sedang fokus mengembangkan sebuah sistem ketenagakerjaan terpadu bernama Cirebon Menggawe. Platform tersebut dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara online dalam satu sistem yang terintegrasi.

Melalui portal ini, masyarakat nantinya dapat mengakses informasi lowongan kerja, melamar pekerjaan, hingga terhubung langsung dengan perusahaan tanpa harus datang ke lokasi tertentu seperti pelaksanaan Job Fair konvensional.

Job Fair Offline Dinilai Kurang Efektif

Keputusan menghentikan sementara pelaksanaan Job Fair fisik bukan tanpa alasan. Disnaker Kota Cirebon telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan bursa kerja yang selama ini digelar setiap tahun. Meskipun Job Fair selalu dipadati ribuan pencari kerja, hasil yang diperoleh belum sesuai harapan, khususnya bagi warga asli Kota Cirebon.

Dalam satu kegiatan Job Fair, jumlah peserta bahkan bisa mencapai lebih dari 5.000 orang dan diikuti puluhan perusahaan dari berbagai sektor. Namun, tingkat penyerapan tenaga kerja lokal masih tergolong rendah.

Berdasarkan hasil evaluasi Disnaker, hanya sekitar 18 persen warga Kota Cirebon yang berhasil terserap dari total lowongan kerja yang tersedia pada pelaksanaan Job Fair offline sebelumnya.

Daya Saing Pencari Kerja Masih Menjadi Tantangan

Rendahnya angka penyerapan tenaga kerja lokal menjadi salah satu perhatian utama Disnaker Kota Cirebon.

Faktor keterampilan, kompetensi, serta daya saing pencari kerja dinilai masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan pelamar dari daerah lain yang turut mengikuti Job Fair.

Karena itu, selain membangun sistem digital, Disnaker juga akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan keterampilan kerja.

Lebih Hemat Anggaran dan Praktis

Selain persoalan efektivitas, pertimbangan efisiensi anggaran juga menjadi alasan penting di balik perubahan kebijakan ini.

Pelaksanaan Job Fair secara langsung membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit karena melibatkan penyediaan lokasi, fasilitas pendukung, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya yang bersumber dari APBD.

Dengan sistem digital, proses rekrutmen dinilai lebih praktis, cepat, dan hemat biaya. Pencari kerja tidak perlu lagi mengantre atau berdesakan di lokasi acara, sementara perusahaan dapat menjangkau lebih banyak kandidat secara online.

Ke depan, portal Cirebon Menggawe diharapkan mampu menjadi solusi modern dalam mempertemukan pencari kerja dan perusahaan sekaligus meningkatkan efektivitas layanan ketenagakerjaan di Kota Cirebon.

Melalui transformasi digital ini, Disnaker Kota Cirebon berharap proses pencarian kerja menjadi lebih mudah, transparan, dan dapat diakses masyarakat kapan saja serta dari mana saja.

Example 300250
Example 120x600